Thursday, May 23, 2013

PENDIDIKAN KELUARGA KRISTEN



PENDIDIKAN KELUARGA KRISTEN
Pdp. Yohanes Sigit, S,Th

A.  Pentingnya Pendidikan Anak
Sepanjang Perjanjian Lama ada garis merah yang menekankan perlunya orangtua mendidik anak:"Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu..." (Ul 6:4-9).
Tujuan pendidikan adalah agar sejak usia dini orang mempunyai pengetahuan dan hikmat.
Di sini pengetahuan dan hikmat mengandung arti religius. Ada ayat yang menunjukkan itu secara eksplisit:"Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan" (Ams 1:7).Ada pula yang implisit:
"Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh Tuhan Allah kita? Maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: Kita dahulu adalah budak Firaun di Mesir, tetapi Tuhan membawa kita keluar dari Mesir..." (Ul 6:20-21).

B.  Metode Allah masa PL
1.  Masa Adam  ~  peran Adam sebagai kepala istri gagal

2.  Masa Musa  ~  sbg  pemimpin kepala2 keluarga utk mentaati Hukum Taurat :
·         anak 8 hari disunat dan diserahkan ke Imam
·         anak remaja didoakan orang tuanya sebelum pergi ke synagoge

3.  masa Yosua  ~  pemimpin kepala2 keluarga dan rumah tangganya sendiri - Yos. 24:14-28 :
-          alat ukur pemimpin yg sukses adalah akhir kepemimpinannya
-          Yosua membawa keluarga dan seisi rumahnya menyembah Allah

4.  Masa Imam Eli  ~  gagal memimpin keluarganya - (1Sam. 4:17-18)

C.  Masa PB
Kepemimpinan Yesus: pola ajar Yesus
1.  peduli dengan keluarga - perkawinan di Kana - (Yoh. 2:1-11)

2.  pemimpin yang menggembalakan - (Yoh. 10:11
a.  gembala berada di depan domba (karakter gembala TimTeng)
b.  penjaga yg tidur di pintu kandang

3.  pemimpin yang memuridkan
a.  12 murid

4.  pemimpin yang menjadi teladan bukan “telatan”  :
a.  tradisi perjamuan malam
b.  mencuci kaki murid
c.  mengabarkan Injil (bukan "inilah aku, utuslah dia !"
d.  1Pet. 5:1-4

5.  pemimpin yang mengubahkan (Mrk. 4:35-41, 5:1-43)
a.  solusi thd masalah (Mrk. 4:35-41)
b.  mengusir roh jahat (Mrk. 5:1-20)
c.  menciptakan ulang (Mrk. 5:21-34)
d.  menghidupkan kembali (Mrk. 5:35-43)

AMIN

No comments:

Post a Comment