Sunday, October 6, 2013

PERANAN KELOMPOK SEL DALAM PERTUMBUHAN JEMAAT



PERANAN KELOMPOK SEL DALAM PERTUMBUHAN JEMAAT

KEBUTUHAN AKAN SEL
Kelompok sel ada untuk mencapai tujuan Allah melalui gereja-Nya :
1.  Kolose 1:28
·         Kolose 1:28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.

2.  Efesus 4:13
·         Efesus  4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.

STRATEGI UNTUK MENCAPAI TUJUAN ALLAH MELALUI GEREJANYA
1.  Strategi 1-100:
Matius 5,6,7
Kisah Para Rasul 2:14-47.
    • Strategi satu arah
    • Strategi ini baik digunakan untuk penyembahan bersama, penyampaian informasi secara meluas dan bersifat umum.
    • Kelemahannya tidak ada komunikasi dua arah.
2.  Strategi Prinsip 12
·                     Keluarga Yakub dengan 12 anaknya (Kejadian 35:22b).
·                     Musa membangun mezbah dengan 12 tugu yang merupakan wakil dari 12 suku Israel (Keluaran 24:4)
·                     Yosua memilih 12 orang wakil dari 12 suku Israel untuk menyebrangi Sungai Yordan (Yosua 3:12 )
·                     Yosua meminta bangsa Israel mengambil 12 batu dari sungai Yordan (Yosua 4:8)
·                     Elia mengambil 12 batu menurut jumlah suku keturunan Israel dan membuat mezbah demi nama Tuhan (I Raja-raja 18:31 -32)
·                     Tuhan Yesus menetapkan 12 murid sebagai tim kerasulan awal (Markus 3:14 )
·                     Para Murid setelah Yudas Iskariot bunuh diri memilih Matias untuk menggenapi bilangan 12 rasul (Kisah Para Rasul 1:26 )

3.  Strategi 1-10: Kelompok Kecil (Matius 4:18-22).
    • Ini merupakan inti dari konsep sel yang efektif.
    • Menjadi Sekolah Mini (Terjadi kegiatan mengajar, melatih, mengutus, dan mempersiapkan seseorang menjadi pemimpin = seperti Yesus lakukan).
    • Melalui strategi ini, setiap anggota ditolong mengenal karunianya masing-masing, sehingga dapat melayani secara lebih baik.
4.  Strategi 1-1: Pengemban Amanat Agung.
    • Bila setiap orang percaya dibawa pada tingkatan rohani seperti yang diuraikan dalam Kolose 1:28,
    • Gereja akan mengalami pemulihan dan penuaian besar menjelang akhir zaman dan dipersiapkan sebagai mempelai perempuan yang tidak bercacat menyongsong kedatangan Kristus yang kedua kalinya.

Ø  KITA MENGGUNAKAN PRINSIP YANG DISESUAIKAN DENGAN SIKON KONTEKSTUAL WILAYAH MASING-MASING.

Ø  KITA JUGA BUKAN 100% ADALAH GEREJA SEL, TAPI GEREJA DENGAN SEL

Tujuan-tujuan Utama Kelompok Sel
1.  Saling memperhatikan.
·         Hal yang paling sulit dialami dalam ibadah raya ialah saling mempedulikan.
·         Dalam sel yang sehat, setiap orang menerima dan memiliki hidup Kristus, saling mengasihi dengan kasih Kristus, saling menolong, dan saling membantu (Efesus 4:1-6).
·         Di dalam kelompok sel Kristus memerintah, Roh Kudus bekerja, kasih-Nya mengalir dan dialami oleh setiap orang.
·         Dalam kelompok sel kesatuan sejati dan kesehatian yang tulus (Kisah Para Rasul 3:32a) terwujud tanpa kemunafikan.
·         Inilah yang menunjang pertumbuhan rohani setiap anggota, saling menguatkan untuk membawa kasih itu kepada orang lain.
2.  Penjangkauan keluar.
·         Tanda Pertumbuhan rohani ada upaya untuk mengasihi yang terhilang dalam dosa.
·         Dalam kelompok sel setiap orang didoakan, disiapkan, dan dilatih untuk diutus keluar menjangkau orang yang belum percaya bagi Allah sebagai bukti pekerjaan Kristus dalam hidupnya.
3.  Mengembangkan karunia rohani.
·         Berdasarkan kebenaran Firman Tuhan, setiap orang yang sudah bertobat, menerima Kristus dan dilahirkan kembali, memiliki Roh Kudus (Efesus 1:13-14).
·         Roh Kudus itulah yang membagikan karunia bagi setiap orang percaya (Kisah Para Rasul 2:38; 1Korintus 12:4-13).
o   Bila kita jujur, banyak orang percaya hidup bertahun- tahun, tanpa mengetahui dengan jelas karunia apa yang dimilikinya, walaupun telah bertobat.
o   Itulah sebabnya, ia tidak bertumbuh secara sehat dan kurang giat dalam pekerjaan Tuhan.
4.  Mempersiapkan gereja di masa sulit.
·         Bila orang tidak diajarkan secara sistematis dan tidak dilatih untuk melayani menurut karunianya, imannya mudah goyah.
o   Itulah sebabnya, bila datang tantangan iman, mereka mudah menjadi lemah dan berbalik kepada kepercayaan yang sia-sia.
·         Kelompok sel juga mengajar dan menolong jemaat agar dapat bertahan terus di masa-masa sulit sebab tidak bergantung pada gedung tertentu.
·         Kelompok sel dapat berlangsung di mana-mana, di rumah anggota atau di ruangan yang sederhana, itulah salah satu cirinya yang dinamis.

PRINSIP DASAR PELAYANAN SEL
1.  Sel adalah "gaya hidup", bukan metode.
    • Seseorang harus menerima hidup Yesus secara pribadi.
    • Seseorang yang telah memiliki kehidupan di dalam Yesus akan terus bertumbuh dan akan mengalami perubahan nilai hidup (2Korintus 5:17).
    • Setiap orang harus mengalami perubahan nilai dari waktu ke waktu oleh pekerjaan Roh Kudus dan Firman Allah (2Timotius 3:16-17).
2.  Pemuridan yang sesungguhnya terjadi terus-menerus.
    • Pemuridan adalah suatu proses yang berlangsung terus-menerus (Yohanes 15:1-8).
    • Ranting tidak dapat berbuah bila tidak tinggal tetap atau terus-menerus menerima aliran kekuatan dari pokoknya.
    • Di dalam sel yang terbina dengan baik, setiap anggota akan terus- menerus mengalami perubahan dan proses pembinaan dan terus ditambah dari hari ke hari, sehingga menjadi murid yang memuliakan Tuhan.
3.  Sel adalah sarana mobilisasi jemaat seutuhnya.
    • Proses pemuridan yang sehat pasti mendorong setiap orang keluar untuk memberitakan Injil kepada dunia yang berdosa.
    • Inilah wujud pertumbuhan alamiah yang dikerjakan Roh Allah dalam setiap orang percaya (Zakharia 4:6).
    • Dengan demikian, bila gereja ingin memiliki kekuatan mobilisasi total, dimana setiap orang bergerak bagi Kristus, sel harus dibina secara intensif.
4.  Penginjilan dengan sistem jala, bukan pancing.
    • Melalui sel, sistem penjangkauan keluar bukan hanya harus sistematis dan terus-menerus, tetapi juga dapat memungkinkan multiplikasi yang cepat.
    • Filsafat dasar dari sel adalah multiplikasi.
    • Bila setiap orang giat memberitakan Injil, maka setiap bulan, bahkan mungkin setiap hari ada jiwa yang dimenangkan kepada Tuhan melalui sel itu.
5.  Memberi tempat pada Roh Kudus untuk memakai setiap orang.
    • Sistem yang berlaku dalam sel ialah memberdayakan setiap orang agar dapat dipakai Tuhan.
    • Dengan demikian, setiap orang sadar bahwa ia sendiri tidak memiliki kemampuan untuk membawa orang datang kepada Yesus, kecuali ia sungguh berpegang pada Firman Allah dan bergantung pada kuasa Roh Kudus terus-menerus.
    • Jadi, semua orang bergerak bersama bagi Tuhan dan bukan tergantung pada orang tertentu yang berkarunia hebat.


WILAYAH KOMSEL GBI DEWI SARTIKA
6 WILAYAH (WARTA JEMAAT)




PEMBAGIAN ANGGOTA KOMSEL PER WILAYAH :
WILAYAH 1 (DEPOK LAMA)
· Koord. : Ibu Martha
· Kel. Bp. Buyung
· Kel. Ibu Lisbeth Orah
· Kel. Bp. Darwin
· Kel. Ibu Elisabeth
· Kel. Bp Posman
· Kel. Bp. Benny
· Kel. Ibu Waluyo
· Kel. Ibu Monic
· Kel. Bp. Suroso
· Kel. Ibu Ani
WILAYAH 2 (PITARA)
· Koord. : Bp. Hartono
· Kel. Bp. Suherman/Ibu Leni
· Kel. Bp. Poniman
· Kel. Bp. Sirait
· Kel. Bp. Sihaloho
· Kel. Ibu Yustin
· Kel. Ibu Eva
· Kel. Lidia
· Kel. Bp. Nunu
· Kel. Bp. Alex
WILAYAH 3 (JEMBATAN SERONG)
· Koord. : Ibu Yohana
· Kel. Bp. Yulius
· Kel. Bp. Onny
· Kel. Ibu Uli
· Kel. Bp. Sinaga
· Kel. Ibu Tiur
· Kel. Bp. Yudi
· Kel. Bp Edward N
· Kel. Bp Manalu
WILAYAH 4 (SAWANGAN)
· Koord. : Ibu Maria Soleha
· Kel. Bp. Budi W
· Kel. Ibu Zeendy
 · Kel. Bp Eko
· Kel. Mama Ayu
· Kel. Bp. Jeffry Ismail
· Kel. Bp. Syafrudin
· Kel. Bp. Levito
· Kel. Bp. Anton Neno
· Kel. Ibu Martini
WILAYAH 5 (CIGANJUR)
· Koord. :  Ibu Ari
· Kel. Bp Lukas
· Kel. Bp Pardo
· Kel. Ibu Yayu
· Kel. Bp. Budi Sinaga
· Kel. Ibu Jalu
· Kel. Ibu Ladimin
WILAYAH 6 (CITAYAM)
· Koord. : Bp. Johan Ismail
· Kel. Bp Y Sigit
· Kel. Bp. Bambang
· Kel. Bp. Sihombing
· Kel. Bp. Yulistio

KETERANGAN :
1. Nama-nama yang tercantum bersifat sementara, jemaat yang akan bergabung bisa memilih wilayah komsel terdekat.
2. Standar acara dalam komsel :
· Doa Pembukaan
· Menyanyi satu pujian/penyembahan
· Pembahasan materi Komsel (baca di Warta Jemaat)
· Nyanyi satu pujian/penyembahan
· Doa Penutup / Doa Respon
· Ramah Tamah (tidak diwajibkan)
3. Hari dan Waktu akan segera diinformasikan, menunggu pertemuan para coordinator dengan Kabid bersama Gembala Pelaksana.





TEMPERAMEN YANG DISEMPURNAKAN

TEMPERAMEN YANG DISEMPURNAKAN
Pdp. Yohanes Sigit, S.Th.

Pembacaan Alkitab :
2 Korintus 5:17  Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

Kekuatan temperamen :
·         Sanguin : menikmati hidup, optimis, ramah, belas kasihan
·         Kolerik : memiliki kemauan keras, praktis, bisa memimpin, optimis
·         Melankolik : peka, perfeksionis, sahabat yg setia, memiliki hati yang rela berkorban
·         Flegmatik : jenaka, dapat diandalkan, efisien.

Kelemahan temperamen :
·         Sanguin : gelisah, berkemauan lemah, egoistis, tidak stabil secara emosi.
·         Kolerik : pemarah, kejam, gegabah, puas diri.
·         Melankolik : berpusat pada diri sendiri, pesimistis, pemurung, pendendam
·         Flegmatik : lambat dan malas, pengusik, egois dan keras kepala, ragu-ragu

Temperamen yg dipenuhi Roh :
Galatia 5:22-25
22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Tandanya :
24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Komitmennya :
25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

TEMPERAMEN YANG DIPULIHKAN

SANGUIN
PETRUS (BERSAHABAT DAN PELUPA)
Temperamen Petrus si Sanguin yang paling dominan adalah cepat berbicara dan cenderung membual—baca
Matius  26:33 Petrus menjawab-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak."
Matius  26:35 Kata Petrus kepada-Nya: "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lain pun berkata demikian juga.

TEGURAN TUHAN :
Matius  16:23 Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

PETRUS TIDAK KONSISTEN DENGAN PERKATAANNYA :
Matius  26:58 Dan Petrus mengikuti Dia dari jauh sampai ke halaman Imam Besar, dan setelah masuk ke dalam, ia duduk di antara pengawal-pengawal untuk melihat kesudahan perkara itu.
Matius  26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.

PELAJARAN :
Yakobus  1:19 Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;

KOLERIS
PAULUS (EGOSENTRIS DAN KERAS KEPALA)
Kisah Para Rasul  8:3 Tetapi Saulus berusaha membinasakan jemaat itu dan ia memasuki rumah demi rumah dan menyeret laki-laki dan perempuan ke luar dan menyerahkan mereka untuk dimasukkan ke dalam penjara.

TEGURAN TUHAN :
Kisah Para Rasul  9:4, 5  Ia rebah ke tanah dan kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata kepadanya: "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?"
Jawab Saulus: "Siapakah Engkau, Tuhan?" Kata-Nya: "Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
Kisah Para Rasul  9:8 Saulus bangun dan berdiri, lalu membuka matanya, tetapi ia tidak dapat melihat apa-apa; mereka harus menuntun dia masuk ke Damsyik.

PAULUS DIPULIHKAN:
Kisah Para Rasul  9:28 Dan Saulus tetap bersama-sama dengan mereka di Yerusalem, dan dengan keberanian mengajar dalam nama Tuhan.

PELAJARAN  :
Filipi  3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,

MELANKOLIS
MUSA (PERFEKSIONIS DAN PESIMIS)
CARA BERPIKIR MUSA :
Keluaran  3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya? -- apakah yang harus kujawab kepada mereka?"
Keluaran  4:1 Lalu sahut Musa: "Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: TUHAN tidak menampakkan diri kepadamu?"

ALASAN MUSA :
Keluaran  4:10 Lalu kata Musa kepada TUHAN: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah."
Keluaran  4:13 Tetapi Musa berkata: "Ah, Tuhan, utuslah kiranya siapa saja yang patut Kauutus."

PELAJARAN  :
Kel. 4:14 Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Musa dan Ia berfirman: "Bukankah di situ Harun, orang Lewi itu, kakakmu? Aku tahu, bahwa ia pandai bicara; lagipula ia telah berangkat menjumpai engkau, dan apabila ia melihat engkau, ia akan bersukacita dalam hatinya.
4:15 Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan.
4:16 Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya.

PLEGMATIS
ABRAHAM (PENDAMAI DAN LAMBAT)
CARA BERPIKIR MUSA  :
Kej. 13:9 Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri."

AKIBAT SIKAP MUSA :
Kejadian  13:13 Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap TUHAN.

SIKAP TAWAR MENAWAR  :
Bacalah dari Kej. 18:1-33
Kej. 18:32 Katanya: "Janganlah kiranya Tuhan murka, kalau aku berkata lagi sekali ini saja. Sekiranya sepuluh didapati di sana?" Firman-Nya: "Aku tidak akan memusnahkannya karena yang sepuluh itu."
18:33 Lalu pergilah TUHAN, setelah Ia selesai berfirman kepada Abraham; dan kembalilah Abraham ke tempat tinggalnya.

PELAJARAN :
Lukas  4:12 Yesus menjawabnya, kata-Nya: "Ada firman: Jangan engkau mencobai Tuhan, Allahmu!"
Yakobus  5:12 Tetapi yang terutama, saudara-saudara, janganlah kamu bersumpah demi sorga maupun demi bumi atau demi sesuatu yang lain. Jika ya, hendaklah kamu katakan ya, jika tidak hendaklah kamu katakan tidak, supaya kamu jangan kena hukuman.. A M I N


2 KOR. 5:17
Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

-Amen-


Thursday, September 5, 2013

PERANAN KARUNIA ROHANI

PERANAN KARUNIA ROHANI
Pdp. Yohanes Sigit, S.Th.

PEMBACAAN ALKITAB
1 Korintus 12:1-12
Rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh
12:1 1  2 Sekarang tentang karunia-karunia z  Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui a  kebenarannya. 12:2 Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, b  kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala c  yang bisu. 12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus! d " dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan 3  e ", selain oleh Roh Kudus. f  

12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. g  
·         Satu Roh = satu kehendak
·          
12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. 
·         Fokus ke Tuhan
·          
12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah h  adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. i  
·         Mujizat datang dari Tuhan bukan dari roh lain

12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh 4  untuk kepentingan bersama. j  
·         Fokus pelayanan untuk kepentingan bersama

12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, k  dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. l  
·         Kata hikmat
·         Kata pengetahuan
·          
12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, m  dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. n  
·         Karunia iman
·         Karunia menyembuhkan
12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa o  untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, p  dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. q  
·         Kuasa mengadakan mujizat
·         Karunia untuk bernubuat
·         Karunia membedakan bermacam-macam roh
·          
Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, r  dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. 
·         Bahasa roh
·         Menafsirkan bahasa roh

12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh s  yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.
Banyak anggota, tetapi satu tubuh
12:12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh,t  demikian pula Kristus 5 . u 




Maksud Allah dalam pemberian karunia rohani ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk menyatakan :
    • kasih karunia,
    • kuasa,
    • dan kasih Roh Kudus di antara umat-Nya dalam pertemuan umum, rumah, keluarga, dan kehidupan pribadi mereka (ayat1Kor 12:4-7; 14:25Rom 15:18-19Ef 4:8);
  2. Untuk menolong supaya
  3. Untuk :
    • memenuhi kebutuhan manusia dan
    • untuk menguatkan dan membangun kerohanian jemaat (ayat 1Kor 12:7,14-30; 14:3,12,26) dan juga orang percaya secara pribadi (1Kor 14:4) yaitu,
    • untuk menyempurnakan orang percaya dalam "kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas" (1Tim 1:5; bd. 1Kor 13:1-13).
  4. Untuk berperang dengan efektif dalam peperangan rohani melawan Iblis dan kuasa-kuasa kejahatan (Yes 61:1Kis 8:5-7; 26:18Ef 6:11-12).
AYAT PENUTUP
1Kor. 26-33
14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu:
·         yang seorang mazmur,
·         yang lain pengajaran,
·         atau penyataan Allah,
·         atau karunia bahasa roh,
·         atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh,
tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.
14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

14:29 Tentang nabi-nabi -- baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan.
14:30 Tetapi jika seorang lain yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama itu harus berdiam diri.
14:31 Sebab kamu semua boleh bernubuat seorang demi seorang, sehingga kamu semua dapat belajar dan beroleh kekuatan.
14:32 Karunia nabi takluk kepada nabi-nabi.
14:33 Sebab Allah tidak menghendaki kekacauan, tetapi damai sejahtera.

KESIMPULAN
ATURAN DALAM MELAKUKAN KARUNIA ROHANI
1.  Untuk membangun
2.  Ada etika
3.  Oleh Roh yang satu dan yang sama
4.  Bukan untuk dipertontonkan
5.  Ada untuk pribadi dan ada untuk orang lain dan ada untuk kebutuhan persekutuan
6.  Ada penundukan diri
7.  Untuk kemuliaan Tuhan.

A M I N